Welcome to my blog, enjoy reading.

Jumat, 08 Mei 2009

Workshop Teleskop "You Are Galileo"



Tahun 2009 ditetapkan sebagai Tahun Astronomi se- Dunia atau disebut IYA (International Year of Astronomy). Untuk memperingati 400 tahun pertama kali digunakanya teleskop oleh Galileo. Dalam rangka tersebut, Negara Sakura alias Japang membagikan Teleskop Galileo secara gratis ke seluruh komunitas-komunitas astronomi se-dunia. Nah, kita nie ( Kastro "SIRIUS 89") mendapatkan salah satunya. Uuuu,, senangnya. Alhamdulillah deh!

Tapi, kita juga harus pandai mempergunakan dan merawatnya. Untuk itu, sebagian anggota SIRIUS 89 melakukan workshop teleskop Galileo di Sekolah kita aja deh.
Tapi jangan salah ya, teleskop ini walaupun kecil tapi fungsinya kita bisa melihat ciptaan-Nya dengan jelas lho. Contohnya, planet saturnus yang memiliki cincin nan indah, lalu ada open cluster, ada fase bulan, pleiades, dan banyak deh bintang-bintang lainnya termasuk SIRIUS dong!

Workshop ini dilaksanakan oleh kurang lebih 10 siswa anggota SIRIUS 89 + 1 pembina. Mengapa tidak semua Anggota ya??? Tidak semua anggota karena teleskop ini kan barang optik. Jadi, tidak semua orang campur tangan. Dan 10 siswa ini lah yang bertanggung jawab atas semua perangkat Teleskop Galileo yang mereka rakit.
Seperti apa sih mereka merakit Teleskop?

Nah, ini sebagian dokumentasinya :














Stephen Hawking And the Black Holes

Stephen Hawking yang pertama kali mengemukakan teka-teki paradoks lubang hitam pada Juli lalu menyampaikan perubahan pandangannya. Paradoks informasi yang berumur 30 tahun ini menyatakan bahwa informasi yang masuk lubang hitam akan lenyap bersama lenyapnya lubang hitam. Kini, lubang hitam dikaji ulang karena ada banyak kelemahan di dalamnya. Ini jadi bersejarah bagi dunia astrofisika.
Prof Stephen Hawking penulis buku A Brief History of Time dikenal sebagai ilmuwan yang sangat serius menyelidiki sistem tata surya. Ia menemukan teori Lubang Hitam dalam sistem astronomi, daerah dalam alam semesta di mana materi, foton atau partikel dasar maupun isyarat apa pun tak dapat lolos ke luar. Demikian pula foton dan materi luar yang bergerak terlalu dekat dengan daerah ini akan tersedot ke dalamnya dan tidak akan dapat lolos lagi.
Bagaimana proses Lubang Hitam terbentuk? Lubang hitam muncul ketika sebuah bintang yang besar dan padat (masif, berukuran 8-100 kali massa matahari) di sebuah supernova meredup dan mati dengan membakar seluruh tenaga nuklirnya. Gaya gravitasi menarik berat mahabesar dari lapisan-lapisan luar bintang itu untuk ikut meluruh ke arah inti. ?Permukaan? dari sebuah lubang hitam disebut dengan sebuah event horizon.
Hancurnya gaya gravitasi menjadikan hampir seluruh cahaya tidak dapat melepaskan diri dan tidak ada satu pun informasi dari permukaan itu yang berhasil lolos. Sama halnya dengan figur kartun Cheshire Cat yang muncul lalu menghilang dalam gelap dengan hanya meninggalkan senyumnya, sebuah lubang hitam mewakili bahan-bahan yang hanya meninggalkan gravitasinya saja.
Sebagian kalangan berpikir banyak lubang hitam kecil terbentuk di awal mula pembentukan jagat raya, Big Bang. Kemungkinan galaksi kita juga memiliki berlimpah lubang hitam mini. Tapi, pada prinsipnya, lubang hitam memiliki massa yang berbeda-beda. Lubang hitam yang terbentuk melalui kematian bintang-bintang sedikitnya memiliki massa dua kali daripada massa matahari kita. Tetapi kerapatannya bisa semiliar kali lebih padat daripada matahari kita.
Menurut Hawking, ada dua jenis Lubang Hitam, Lubang Hitam Kecil dan Lubang Hitam Besar. Mengenai Lubang Hitam Kecil, Hawking mengajukan dugaan sebagai berikut. Di kala alam semesta ini lahir, terjadi dentaman besar, yang menghasilkan tekanan yang luar biasa besarnya. Tekanan ini dapat mengakibatkan kantung-kantung materi tergencet sehingga menjadi sangat kecil dengan rapatan sangat besar. Pada rapatan yang besar, benda ini menjadi lubang hitam. Lazimnya, lubang hitam primordial ini berukuran sebesar proton (partikel bermuatan listrik positip yang terdapat di dalam inti atom) dengan massa satu miliar ton.
Lubang hitam tidak seperti benda-benda pada umumnya; bebatuan, yang secara kasar memiliki ukuran proporsional dengan akar persegi massa, lubang-lubang hitam memiliki proporsi radial terhadap massanya. Secara virtual, bintang biasanya mati dan menghilang dari jagat raya ke bentuk sebuah titik dengan kerapatan yang tidak terbatas (event horizon) di mana hukum-hukum relativitas umum yang biasanya berlaku untuk ruang dan waktu luluh.
Hukum-hukum fisika kuantum menyatakan, informasi-informasi itu tidak mungkin hilang sepenuhnya. Hawking dan teman-temannya berpendapat medan gravitasi ekstrem dari lubang hitam dapat menjadi pengecualian dari hukum- hukum itu. Radius sebuah lubang hitam (Rs) = 2MG/v2. Di mana M adalah massa lubang hitam, G adalah konstanta Gravitasi, dan v adalah kecepatan yang dibutuhkan suatu objek untuk menghindar dari gaya tarik gravitasi. Untuk kasus lubang hitam v adalah c atau kecepatan cahaya. Menurut Hawking, ada dua jenis Lubang Hitam, Lubang Hitam Kecil dan Lubang Hitam Besar.
Untuk mengerti dan mengapresiasi pentingnya paradoks informasi ini dalam ilmu fisika harus perlu dipahami apa dan sifat-sifat lubang hitam. Lubang hitam adalah benda angkasa yang terbentuk sedemikian rupa sehingga memiliki gaya tarik besar sekali. Tidak sesuatu pun dalam jangkauan medan gravitasinya akan terbebas dari gaya tariknya.
Lubang hitam bisa terbentuk dari sebuah bintang tua. Pada bintang "kumpulan gas-gas partikel" terjadi reaksi fusi nuklir pada pusatnya yang memampukan partikel-partikel gas tadi untuk tidak tertarik ke pusat bintang oleh gravitasinya sendiri. Jika bahan bakar reaksi fusi habis, gaya dorong ke luar tidak lagi dihasilkan. Akibatnya, partikel-partikel gas akan tersedot ke pusat gravitasi dan menekan seluruh massa bintang jadi lubang hitam.
Setelah hampir selama 30 tahun berkeyakinan bahwa lubang hitam (black hole) menelan dan menghancurkan segala sesuatu yang terperangkap di dalamnya, fisikawan antariksa Stephen Hawking berubah pikiran. Hawking mengaku telah salah meletakkan argumen kunci tentang perilaku lubang hitam itu.
Dalam konferensi internasional tentang Relativitas Umum dan Gravitasi ke-17, Juli 2004, Hawking mengumumkan apa yang ia percayai keliru. Menurut dia, informasi yang ditelan lubang hitam mungkin bisa ditelusuri kembali dalam bentuk yang membingungkan. Ini memungkinkan penyatuan teori gravitasi dan mekanika kuantum.
Informasi-informasi yang ada dalam lubang hitam itu ternyata memungkinkan untuk melepaskan diri. Temuan barunya itu bahkan dapat membantu memecahkan paradoks informasi di lubang hitam yang selama ini menjadi teka-teki besar dalam fisika modern. ?Saya telah memikirkan tentang permasalahan ini selama 30 tahun terakhir, dan saya kira kini saya telah memiliki jawabannya,? kata Hawking.
Menurutnya, sebuah lubang hitam hanya muncul untuk membentuk diri tetapi belakangan membuka diri dan melepaskan informasi tentang apa yang telah terjatuh ke dalamnya. Jadi kita dapat memastikan tentang masa lalu dan memprediksikan yang akan datang.

akibat Presesi Bumi


Gerak presesi bumi disebut juga gerak gasing bumi, Maksudnya adalah perputaran sumbu rotasi bumi mengedari sumbu bidang ekliptika. Periode gerak presesi bumi = 26.000 tahun. Terjadi akibat kemiringan sumbu bumi terhadap bidang ekliptika sebesar 66o30’. Matahari berusaha menarik bulatan bumi untuk jatuh ke bidang ekliptika, namun karena bumi berotasi, akibatnya sumbu bumi berputar bagaikan sebuah gasing yang mau jatuh.Akibat dari gerak presesi bumi sebagai berikut :a. Kutub langit Utara dan Selatan tidak tetap letaknya, selalu berpindah karena memutari kutub ekliptika dengan periode 26.000 tahun.b. Koordinat seluruh benda langit selalu berubah untuk jangka waktu panjang. Letak matahari dan titik Aries (Titik Hamal/Titik Aries)) berpindah letaknya di zodiak ke arah barat (mundur) dengan periode 26.000 tahun. Setiap zodiak ditempuh sekitar 2000 tahunan.


Berikut Zodiak Yang Direvisi:
1. PISCES (12 Mar - 18 Apr)
2. ARIES (19 Apr - 13 Mei)
3. TAURUS (14 Mei - 19 Jun)
4. GEMINI (20 Jun - 20 Jul)
5. CANCER (21 Jul - 9 Ags)
6. LEO (10 Ags - 15 Sep)
7. VIRGO (16 Sep - 30 Okt)
8. LIBRA (31 Okt - 22 Nov)
9. SCORPIUS (23 Nov - 29 Nov)
10. OPHIUCHUS (30 Nov - 17 Des)
11. SAGITTARIUS (18 Des - 18 Jan)
12. CAPRICORNUS (19 Jan - 15 Feb)
13. AQUARIUS (16 Feb - 11 Mar)

_Einstein_

Saat rumusan dan angka menjadi tidak bermakna untuk mengungkap misteri jagat raya milik-Nya ini........

Rabu, 08 April 2009

ASTRONOMY GOES TO SCHOOL


Masih dalam suasana 100 Hours of Astronomy, kali ini kegiatan Kastro Sirius SMAN 89 adalah “menginvasi” SMP-SMP sekitar untuk mensosialisasikan astronomi. Dengan tema “Astronomy Goes to School, kegiatan ini terdiri dari presentasi profil Kastro Sirius, pengenalan tata surya, peta bintang, dan teleskop, serta pengamatan malam. SMP pertama yang (beruntung ^^) didatangi Kastro Sirius adalah SMPN 234 Jakarta. Berlokasi tak jauh dari SMAN 89, kegiatan ini diikuti 35 peserta kelas 7 dan 8 dengan didominasi oleh para pengurus OSIS.

Acara dimulai pukul 15.00 WIB, yaitu sambutan dari panitia, Linda, dilanjutkan dengan presentasi profil Kastro Sirius dan pengenalan tata surya oleh Annisa dan Rahmat. Selesai ishoma, acara kembali dilanjutkan dengan pengenalan peta bintang oleh Ngudi. Di sini, seluruh peserta diperkenalkan dengan rasi bintang dan diajarkan cara menggunakan peta langit malam hingga pukul 18.00 WIB.

Setelah istirahat Shalat Maghrib, peserta dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama akan ber-refreshing ria bermain ular tangga jumbo Sirius, sedangkan kelompok yang lain akan diajak berkenalan dengan teleskop, lengkap dengan pengamatan malamnya. Namun sayang sejuta kali sayang, saat itu langit kurang bersahabat. Langit sangat mendung sehingga yang tampak hanyalah bulan (itu pun tidak begitu jelas karena banyak awan yang menyelubunginya).

Finally, kegiatan ini berakhir pukul 19.30 WIB. Walau jelas terasa lelah, namun semua terlihat begitu gembira dan bersemangat. Semoga saja kegiatan ini bisa terus berlanjut hingga ke depan nanti. (RR)

Sabtu, 04 April 2009

Break: PELANGI SMAN 89


1 April 2009, genderang 100 Hours of Astronomy sudah mulai bertabuh. 100 jam mulai dihitung mundur hingga Sun-day 5 April nanti. Di SMAN 89, tanggal 2 dan 3 April ini, Kastro Sirius menggelar nonton bareng atau lebih kerennya bedah film astronomi, yang diadakan setelah pulang sekolah. Judul film yang ditawarkan ada 2, yaitu Space Chimps dan ET. Kegiatan ini boleh diikuti oleh seluruh siswa SMAN 89. Setelah menonton bareng, ada juga diskusi mengenai film yang bersangkutan.

Satu hal yang menarik, saat pulang menonton di hari Jumat 3 April kemarin, hujan kecil yang sempat turun ketika acara berlangsung ternyata telah membentuk dua pelangi yang membentang cukup lebar langit Timur. Wah, tentu saja ini menarik perhatian bagi Kastro. Untuk yang pernah ke SMAN 89 pasti tahu kalau langit Timur SMAN 89 memang cukup lapang. Tidak ada bangunan yang menghalangi di sana, selebihnya hanya ada sawah dan pagar pembatas. Hmm, Subhanallah. Gurat tujuh warna menyusup awan melengkung tinggi bukti agung Sang Maha Agung, Rabb semesta alam. What a beautiful! ^^ (RR)

CATATAN PERJALANAN STAR PARTY 1

Pesta bintang pertama tahun ini diselenggarakan HAAJ tangggal 28 s.d. 29 Maret yang lalu. Seperti tahun sebelumnya, kegiatan ini bertempat di Kampus IPB Darmaga Bogor. Ini adalah tahun kedua bagi Kastro Sirius mengikuti kegiatan HAAJ secara rutin.

(Kami berangkat kira-kira pukul 14.00 WIB dan tak sampai dua jam kami tiba di planetarium. Dari sana kami akan berangkat ke Bogor dengan menggunakan kereta. Sambil menunggu tim HAAJ bersiap-siap, kami iseng bermain tenis meja yang “tergelar” di tengah ruang tunggu Planetarium. Wah, ternyata seru juga. Setelah semuanya siap, akhirya kami berangkat dan sampai di Bogor pukul 18.30 WIB. Setibanya di sana, karena lapar, aku langsung menuju ke warung tempat makan malamku pada Star Party tahun lalu. Aku ingat tempat itu karena murah dan bisa nambah, hehe, tapi ternyata harganya telah berubah naik. Hmmh, gak apa-apa deh.)

Kegiatan HAAJ dimulai sedikit terlambat, yakni sekitar pukul 20.00 WIB, karena saat itu ada kegiatan olahraga di Gymnasium IPB yang merupakan tempat berlangsungnya kegiatan Star Party 1. Diikuti oleh lebih dari seratus peserta, kegiatan Star Party ini didominasi oleh para pelajar. Adapun kegiatan yang dilakukan meliputi pengenalan log book, rasi bintang, peta langit, teleskop, dan tak ketinggalan pengamatan.

(Malam itu langit sedikit “nakal” sehingga tak banyak pengamatan yang dapat kami lakukan. Langit yang “buka-tutup” itu pun akhirnya mengubah acara kami sesungguhnya, terutama yang kelas 12, dari awalnya pesta bintang menjadi perang bintang. Hihi. Ya, kami akhirnya malah mengerjakan soal-soal Try Out Fisika bersama Bu Eka yang memang selain sebagai Pembina Kastro Sirius, tapi juga berprofesi sebagai Guru Fisika SMAN 89.)

Kegiatan Star Party ditutup dengan pengamatan matahari keesokan paginya hingga pukul 07.00 WIB.

(Pukul 08.00 WIB kami kembali ke Jakarta, juga menggunakan kereta, dan sampai di Planetarium pukul 10.00 WIB. Sambil menunggu rombongan lain yang tiba belakangan, kami kembali bermain tenis meja. Wah, siapa sangka di objek wisata Planetarium ternyata ada juga perlengkapan tenis meja lengkap! Sampai akhirnya timbul pertanyaan: selama ini semua itu disimpan di mana ya? ^^)

Ok. Secara keseluruhan, Alhamdulillah, kegiatan Star Party 1 berjalan lancar. Kami dan sepertinya seluruh peserta lagi-lagi sangat menikmati dan mendapatkan banyak pengalaman dari Star Party ini. Wah, HAAJ memang tak usah diragukan lagi deh. Untuk itu, bagi teman-teman yang belum pernah ikut kegiatan Star Party dsb, tapi penasaran dengan rahasia indahnya langit, tak ada salahnya bergabung di kegiatan HAAJ. Sekedar info, hari Sabtu tanggal 4 April ini, pukul 16.30 WIB seperti biasa ada pertemuan ruutin HAAJ di Planetarium. Jangan lupa datang ya…!

(Salam UP, NW, RR. Selamat berjuang untuk yang mau masuk UGM dan ITB. Fighting!)

Sabtu, 14 Maret 2009

100 HOURS OF ASTRONOMY, "An event 400 years in the making"


100 Hours Of Astronomy atau yang lebih kerennya 100 Jam Astronomi (bangga ya dengan bahasa sendiri -,^) adalah salah satu dari sebelas proyek dasar Tahun Astronomi Internasional (International Year of Astronomy / IYA) 2009. Selama 100 jam dalam waktu yang bersamaan seluruh dunia akan mengadakan berbagai aktivitas astronomi, dengan satu tujuan utama yaitu mengajak sebanyak mungkin orang lain untuk melihat langit melalui teleskop, sama seperti yang Galileo lakukan 400 tahun yang lalu.

Kegiatan ini rencananya dilaksanakan tanggal 2 s.d. 5 April nanti (mau tahu lebih banyak, silahkan lihat di situs resminya di www.100hoursofastronomy.org). Untuk Indonesia sendiri, sementara baru empat komunitas astronomi yang mendaftarkan kegiatannya ke pusat IYA 2009, yaitu HAAJ, FOSCA, Castro Polaris, dan … Kastro Sirius!

Dengan tema “Connected with Sirius 89 in 100 Hours”, Kastro Sirius turut berpartisipasi dengan mengadakan kegiatan astronomi yaitu mendatangi SMP-SMP untuk mensosialisasikan astronomi sekaligus mengajak untuk bersama-sama mencintai langit. Adapun rancangan kegiatan yang lebih detail untuk saat ini masih dalam pembicaraan. Info lebih lanjut, tunggu aja kabarnya yaa … Wish me luck! (RR)

PAMERAN @ PENSI 89


(Sebelumnya afwaaaaan banget nih baru bisa posting lagi, and walopun beritanya jadi kurang up 2 date tapi gak ada salahnya kan buat dibaca, hehe…)

Sekedar info kalo Pentas Seni (Pensi) SMAN 89 itu biasa digelar tiap tahun gak jauh dari 22 Desember (Ultah Sekolah). Tapi karena satu dan lain hal, di tahun ajaran 08-09 ini Pensi dilaksanain tanggal 7 Februari 2009. Nah, biasanya selain acara puncak pemilihan Abang-None 89, satu acara yang gak ketinggalan tiap Pensi belakangan ini adalah bazaar yang diikutin seluruh kelas dan beberapa kegiatan exkul.

Tahun ini, gak mau ketinggalan, untuk pertama kalinya Kastro Sirius berpartisipasi dalam bazaar 89 dengan mendirikan sebuah stand pameran berdampingan dengan stand-stand lain yang kebanyakan sih dagang makanan or minuman (hmm, ini godaan berat buat penjaga stand Kastro yang harus stand-by 1 x 24 jam lapor RT, hehe lebai!). Pameran ini adalah pameran kedua Sirius setelah Agustus 2008 lalu menjadi peserta (terbaik, haha narsis!) pameran 2nd IOAA (International Olympiad on Astronomy and Astrophysics) di Sabuga, Bandung.

Nah, karena kita kapasitasnya sebagai sebuah Komunitas Astronomi, jadi yang bisa didapet orang-orang yang berkunjung ke Stand Kastro gak lain gak bukan adalah semua informasi yang berhubungan dengan bintang dan konco-konco -nya. Kita juga pengen ngejelasin ke semua yang dateng ke Stand Kastro (yang kebanyakan malah tanya peruntungan uang ‘n asmara) kalo Astronomi itu bukan peramal dan beda dengan Astrologi (yang ngurus-ngurus zodiak di majalah or TV). Memang, dengan melihat bintang kita bisa tahu arah atau musim, tapi kita gak bisa meraba masa depan orang. So, please do not ever ask us about that anymore T_T okey ^_^

Di stand Kastro Sirius pengunjung diperkenalkan dua buah teleskop, kacamata matahari, dan DVD aplikasi astronomi [yang satu ini bantuan dari HAAJ and boleh dibawa pulang asal bayar)]. Awalnya Sirius juga ingin mempertunjukan peragaan Ocean Solaris (yang pernah dibawakan FOSCA pada pameran IOAA 2008). Peragaan ini merupakan simulasi dari peristiwa letupan matahari. Akan tetapi tak disangka tak diduga (semoga jadi koreksi bagus buat pengurus tahun depan) terjadi satu kendala yaitu tidak berfungsinya kabel roll yang ingin digunakan. Alhasil, percobaan itu dibatalkan deh, walopun banyak yang kecewa (terutama yang udah bantuin tetesin air pake pipet ampe 500 ml, buat yang udah pernah coba pasti kebayang kayak apa BTnya T_T).

Anyway, (Alhamdulillah) secara keseluruhan acara berjalan lancar, plus yang terpenting semua tetep bisa happy. Semoga ini bisa menjadi pengalaman buat pameran-pameran selanjutnya. So, bagi panitia pameran di luar sana, jika tertarik, just call us, okey (-,^).
Oh ya, foto yang dipajang ini (hmm, mirip siapa yah? haha) foto salah satu anggota Kastro Sirius yang kebetulan menjadi peserta Abang-None 89, daripada bengong tungguin hasil pengumuman makanya kita berdayakan jadi penjaga stand (hehe, thanKyou ya Sist!). (RR)